Arsip:

PRESS RELEASE

Model of Research Forum – Ajang Unjuk Diri dan Upgrading

Yogyakarta – Dalam rangka  meng-upgrade anggota, Gama Cendekia menggelar Model of Research Forum (MoRF). Merupakan momen di mana jenjang C1 naik tingkat menjadi C2, dari tingkat kompeten menjadi profesional.

morf 1DSCF5316

Digelar di Lt 2 Perpustakaan Pusat pada Sabtu, 5 Mei 2018, MoRF tahun ini tidak hanya untuk upgrading, akan tetapi juga sebagai ajang bagi anggota C1 untuk unjuk diri mengenai penelitian atau projek timnya di hadapan seluruh peserta.

DSCF5422  DSCF5517

Setelah berbagai presentasi dan tanya jawab, serta sesi Human Resource Management (HRM), di akhir acara, 72 anggota C1 berikrar dalam inagurasi, secara resmi melangkah ke tingkat profesional dalam jenjang Gama Cendekia. Selamat Cendekia, Salam Cendekia, Salam KPK. read more

Komed #1 – Mengupas Video

Yogyakarta – Gama Cendekia menyelenggarakan Komed #1. Komed adalah Kompetensi Media, yang merupakan kegiatan dalam rangka memberikan kompetensi dalam bidang media publikasi. Komed kali ini tidak hanya terbuka bagi anggota Gama Cendekia, tapi juga terbuka untuk umum. komed 1

Mengangkat tema videografi, Faizal Arie Nugroho sebagai narasumber mengupas dasar-dasar menggunakan kamera, mengonsep video, editing, dan sebagainya. Kegiatan ini bertempat di Ruang Ryang Nuri Kagama.

“Video adalah seni terakhir, di mana antara gambar dan suara menyatu memberikan idenya” – Anonim read more

Back to Launching Gama Cendekia

Grand Launching

Yogyakarta – Setelah rapat kerja, Gama Cendekia (GC) melaksanakan grand launching nya sepekan kemudian. Bertempat di Gedung Masri Singa – Pusat Studi Kependudukan & Kebijakan UGM, Pembina GC – Bapak Edi Suharyadi M.Eng meresmikan Pengurus Harian GC 2018.

Dipandu oleh dua MC yang kece itu, acara berlangsung lancar selama 3 jam. Acara diawali dengan pembukaan dan lagu Indonesia Raya bersama Paduan Suara. Ketua Umum GC – M. Noor Zuhdi memaparkan berbagai hal tentang GC di tahun 2018 ini.Teman-teman dari Bungong Seulanga FMIPA UGM juga turut meramaikan Grand Launching dengan tari saman nya. read more

Rapat Kerja Gama Cendekia 2018

Yogyakarta – Gama Cendekia (GC) mengawali periode 2018 dengan menuai sejarah baru. Tepatnya hari Jumat, 16 Februari 2018, Rapat Kerja GC 2018 digelar guna merumuskan program satu tahun ke depan dengan lebih matang.

Raker
Rapat Kerja (Raker) GC 2018 merupakan kegiatan perdana bagi GC sejak lahirnya. Di Pusat Studi Energi ini, pemaparan satu demi satu dilaksanakan, mulai dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, Biro Human Resource Management, Biro Research and Development, Departemen Penelitian, Departemen Media, Departemen Pengabdian Masyarakat, Departemen Human and Public Relation, serta Departemen Cendekia Enterprise. read more

PRESS RILIS SEKOLAH RISET MAHASISWA #3 “Mengabdi pada Negeri dengan Memperbanyak Publikasi”

santet 3

Mengabdi pada Negeri dengan Memperbanyak Publikasi

Indonesia merupakan salah satu negara pencetak sumber daya manusia yang hebat. Hal itu terbukti dengan lahirnya ilmuwan hebat seperti Presiden Habibie dan KH. Nawawi Albantani. Kehebatan presiden yang ke 3 Indonesia ini sudah tidak perlu dibantah lagi. Penemuannya dibidang penerbangan hingga akhirnya direkrut pemerintah Jerman berkat karya-karya gemilangnya telah menjadi saksi bisu akan kecerdasannya. Tidak hanya itu juga, Habibie juga mendirikan Pabrik Pesawat Dirgantara yang merupakan pusat perakitan dan pembuatan pesawat di Nusantara ini. Begitu juga dengan KH. Nawawi Al-Bantani yang merupakan Ulama multi talenta yang berasal dari Banten ini. Berkat menguasai bidang ilmu agama islam seperti Hadist, tafsir, fiqih, aqidah dan sebagainya itulah beliau menjelma sebagai ulama yang komplit. Berkat keahliannya pula KH. Nawawi di undang oleh pemerintah Saudi Arabia untuk mengajarkan ilmunya di tanah haram tersebut. Itulah dua contoh ilmuwan hebat yang berasal dari indonesia. Dengan ide briliannya yang kemudian dipublikasikan ke pihak-pihak yang berwenang sehingga dapat memecahkan suatu permasalahan yang ada. Namun apakah kita tahu apa dan bagaimana cara mempublikasikan karya kita? Berikut ulasannya. read more

PRESS RILIS SEKOLAH RISET MAHASISWA #2

Metode Penelitian SOSHUM

Oleh M Zidny Kaffa

santet 1

Seberapa penting paradigma karena ada barometer dalam paradigma. barometernya apa? Paradigma terlahir oleh ilmuwan, komunitas, sekumpulan.sebelum terbentuk paradigma, ada proses yang panjang. Misalsatu kelompok ada 5 orang, kelompok ini mengusulkan teori baru dan yang lain juga, lalu kedua teori ini diuji. Sebelum jadi teori yg ideal: Krisis, seleksi alam, revolusi science (hierarki yg lama). Paradigm selalu bisa berganti. Bahaya tidak menggunakan paradigm pasti akan dibantai. paradigma, atau batasan, misaldalampimnas,juri menanyakan pendekatan apa yang digunakan. Selain itu, paradigma bersifat fleksibel. Misal fenomonologi dan etnografi, tapi tergatung pengolahan datanya read more

PRESS RILIS SEKOLAH RISET MAHASISWA #1

santet 2SESI I

Alwan Hafizh (Teknik Industri, Fakultas Teknik UGM)

BRAINSTORMING

 Dibalik penulisan pasti ada up and down, selalu revisi, dll, yang tidak berganti adalah interest. Sebelumnya pasti harus melakukan brainstorming. Brainstorming akan muncul saat kita memiliki interest terhadap sesuatu. Saat kita tidak memiliki ketertarikan terhadap sesuatu, brainstorming akan susah. Brainstorming seringkali memerlukan orang lain, dalam satu tim ada yang akan hanya berbicara, hanya mengerjakan proposal, bisa mengerjakan semuanya. read more

Press Release Diskusi Gama Cendekia Mengabdi: Apa Artinya Ada, Jika Tak Ada Artinya Untuk Sekitar

Oleh Fauzi Achmad Haruna, Staff Departemen Pengmas Gama Cendekia

Sebuah diskusi yang hadir karena kelahiran kembali Departemen Pengabdian Masyarakat. Setelah 1 tahun lamanya vakum, akhirnya kembali hidup dalam memberi dedikasi untuk GC, masyarakat, dan almamater. Namun tidak cukup sekedar muncul menjadi departemen baru, butuh persiapan, pengenalan, dan pembekalan.

“Sejatinya sebagai seorang mahasiswa yang telah dianugerahi keilmuan, dan keahlian, belum dapat dikatakan sebagai agen pembangunan ketika ia belum mampu memberi perubahan untuk sekitarnya. Maka esensi pendidikan tinggi pada hakikatnya untuk kembali mengabdi pada masyarakat. Sebab ilmu yang diperoleh berasal dari Masyarakat, dan akan kembali bermanfaat untuk masyarakat” mengutip narasi dari Josu (Fakultas Isipol 2013) sebagai pemateri I. read more

Review Film The King’s Speech

the-kings-speech

Oleh: Adinda Ayu Chyntia Dewi

The King’s Speech,  mengisahkan perjalanan Raja George ke VI (pangeran Albert Frederick Arthur George yang merupakan seorang Duke of York ) menuju tahta tertinggi di kerajaan Inggris. Perjuangan yang harus ia lalui tidaklah mudah lantaran ia mengalami kegagapan dalam berbicara. Ratu Elizabeth adalah satu-satunya orang yang berupaya mencari solusi yang terbaik untuk membebaskan Raja George VI dari kegagapan yang ia derita sejak berumur 4 atau 5 tahun. Dengan penuh kepercayaan tinggi bahwa kegagapan yang diderita oleh suaminya bisa sembuh, Ratu Elizabeth mendatangi setiap dokter maupun terapis yang berkompeten di wilayah kerajaan Inggris, hingga suatu ketika beliau bertemu dengan Logue. Logue adalah seorang terapis bicara berumur 50 tahun keatas berasal dari Australia, dan juga seorang aktor teater. Pertemuan antara Logue dan pangeran Albert mempu membuat perubahan yang besar bagi kehidupan keduannya. read more