Categories
Uncategorized

Cendekia Camp 2016 : Membangun Potensi Lokal Melalui Sintesis Interdisipliner

Cendekia Camp merupakan agenda tahunan dalam rangka orientasi anggota baru terhadap UKM Gama Cendekia UGM. Sebagai media awal pengenalan antar anggota serta UKM GC, acara yang dibalut konsep malam keakraban ini bertujuan untuk membangun semangat prestasi bagi anggota baru dan hubungan kekeluargaan di dalam Gama Cendekia UGM.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 17-18 September 2016 di Wisma Puas, Kaliurang diikuti 54 peserta GC 2016, juga mengundang Muhammad Nabil Satria Faradis sebagai Pembicara Materi Motivasi Riset. Selain itu, terdapat juga sesi Pengenalan Gama Cendekia UGM oleh Kepala Departemen PSDM GC 2016, Hanifatun Na’imah dan M. Ulil Absor. Kegiatan pun dilanjutkan sesi Debat dengan mosi SDGS-MEA, dimoderatori Joko Susilo dan Isna Pujiastuti.

Hujan deras yang sempat mengguyur kawasan Kaliurang tidak menghalangi sesi Pojok Diskusi ditemani pancaran hangatnya api unggun yang disediakan. Hawa dingin pun berhasil ditepis sehingga kegiatan diskusi isu permasalahan sesuai minat dan fokus disiplin masing-masing bersama fasilitator GC dalam bidangnya dapat berjalan kondusif hingga larut malam tak dirasa.

Acara hari kedua dimulai dengan pelantikan anggota baru dan pembentukan formasi GC 16 oleh lilin-lilin yang dipegang para peserta. Pembentukan formasi ini merupakan pertama kali dilaksanakan dalam sejarah kegiatan malam keakraban GC. Kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi dan outbond di sekitar Wisma Puas hingga Kawasan Wisata Telaga Putri. Cendekia Camp pun ditutup dengan penganugrahan kepada beberapa peserta juga panitia, dan sesi foto bersama.

IMG_1179
Pembentukan formasi GC 16

” Cendekia Camp tahun ini memberikan pandangan yang berbeda dari acara penyambutan anggota baru sebelumnya, di mana acara dikemas dengan menarik, inspiratif, dan penuh dengan suasana kekeluargaan sehingga peserta menikmati dengan baik. Hal tersebut sangat baik dalam rangka memperkuat tali silaturahmi, semangat meneliti, dan gairah berkontribusi.” terang Tri Dodi Hermawanto, Ketua Umum Gama Cendekia, saat ditanya kesannya pada Cendekia Camp 2016.

Amri Siddiq Pangestu, selaku Ketua Panitia, menerangkan berbagai kendala dalam teknis acara, seperti kurangnya perumusan timeline, pengkondisian yang membingungkan saat acara berlangsung karena tidak ada pembagian PJ acara yang bisa ditanyai, serta kurangnya anggota Sie Acara. Namun, semuanya bisa diatasi dengan masukan dan bantuan panitia lainnya sehingga acara tetap berlangsung dengan lancar.

” Cendekia Camp akan sangat baik lagi bila menjalaninya dengan penuh keikhlasan, tetapi maksimal dalam perencanaannya, sehingga sifatnya tidak memaksa dan mendadak. Cendekia Camp dapat dikonsep dengan efektif dan efisien bila direncanakan jauh-jauh hari dari waktu pelaksanaan. Harapan terbesarnya, terlepas dari teknis acara, Cendekia Camp menjadi kegiatan pemersatu seluruh anggota Gama Cendekia, baik yang masih berstatus anggota, aktif maupun pasif, juga alumni.” tutupnya.

IMG_1385
Foto bersama peserta dan panitia Cendekia Camp 2016

Cendekia Camp telah berakhir, namun bukan berarti semua eforia dan kenangannya mudah dilupakan. Semoga kegiatan ini menjadi awal kontribusi aktif anggota GC 2016 di Gama Cendekia untuk UGM hingga nusa bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.