Arsip 2015:

14 October

Membangkitkan Macan Asia dengan Interdisipliner

“Robot robot bernyawa tersenyum menyapaku Selamat datang kawan di belantara batu Kulanjutkan melangkah antara bising malam Mencari tempat mencari harapan”.

Sepenggal lirik Nyanyian Ujung Gang milik Iwan Fals terdengar cocok dengan dinamika dunia saat ini. Dunia yang pernah terpuruk dengan bergulirnya Perang Dunia II kini mulai bangkit. Hak asasi manusia yang pada masa itu dirampas oleh ambisi dan kekuasaan sudah kembali ke tangan pemiliknya. Semua lapisan masyarakat dunia mulai berbondong-bondong untuk memperbaiki kualitas hidup mereka. Hasrat masyarakat untuk mendapatkan pencapaian yang lebih baik terus bergelora di seluruh penjuru dunia. Entah itu negara maju ataupun berkembang, yang punya limpahan sumber daya alam ataupun yang hanya punya tanah tandus, mereka seakan berkomplot untuk bisa menciptakan surga di bumi. read more

PENGUATAN KEMAMPUAN PENDIDIKAN BERBASIS INTERDISIPLINER PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

Pendidikan merupakan salah satu indikator berhasilnya suatu negara untuk unggul dan maju dalam menyejahterakan rakyatnya. Tak heran bila negara di seluruh dunia berlomba untuk menciptakan hal baru dan mendukung keberhasilan anak bangsanya untuk berkarya, negara juga memberikan kontribusi khusus bagi dunia pendidikan, salah satunya Indonesia.

Mengutip situs http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/3717 dinyatakan bahwa dalam APBN 2015, alokasi untuk dana fungsi pendidikan mencapai Rp409 triliun. Sedangkan sebesar Rp254 triliun dari alokasi tersebut akan diserahkan langsung ke daerah. Dana yang banyak sudah digelontorkan pemerintah Indonesia untuk memperbaiki kualitas pendidikan bangsa, namun realitanya masih jauh dengan harapan. Lalu apa solusi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia?. Ya, salah satunya adalah model pengajaran kerja yang berbasis interdisipliner. read more