Arsip:

global

Manajemen Emisi Karbon dengan Carbon Offsetting

1430460799446Salah satu permasalahan global yang sedang dihadapi oleh masyarakat di dunia ialah perubahan iklim. Emisi karbon berlebih yang terakumulasi di atmosfer kita makin hari makin mengkhawatirkan. Peningkatan emisi karbon terjadi pasca revolusi industri (30.org, 2014). Hal ini berdampak pada peningkatan suhu rata-rata global yang meningkat sebesar 2°C (Mc Glashan et al., 2012). Konsentrasi atmosfer dari efek rumah kaca tidak bisa menampung 450 bagian permiliyar. Ini akan memerlukan pemotongan emisi setidaknya sebesar 30 juta ton pada tahun 2030. Konsesus ilmiah menyatakan bahwa emisi karbon ini harus dikurangi sebanyak 80% hingga tahun 2050 untuk menghindari peningkatan rata-rata suhu global lebih dari 2°C. Oleh karena itu perlu adanya upaya manajemen penanganan emisi karbon yang diproduksi oleh sektor industri maupun non-industri. read more

Nata De Coco, Apakah Berbahaya?

1429333070636[1]Berbicara mengenai isu carbon negative  memang sangat menarik. Akumulasi bahan – bahan atau zat yang mengandung karbon dan mempunyai dampak merugikan atau membahayakan bagi manusia maupun lingkungan semakin menumpuk di atmosfer. Karena dianggap merugikan dan membahayakan, maka sekarang ini sedang marak dilakukan upaya penanggulangannya. Salah satunya adalah dengan pemanfaatkan karbon itu sendiri.

Sumber karbon jangan dipandang sebatas karbondioksida (CO2), gas metan (CH4), ataupun gula (C6H12O6) saja. Masih banyak sumber karbon lainnya. Salah satunya adalah limbah pertanian. Limbah pertanian banyak mengandung sumber karbon. Limbah pertanian yang tidak diolah dengan baik, pada titik tertentu dapat mengalami fermentasi dan dapat menghasilkan gas metan CH4 yang berkontribusi sebagai karbon negatif. Namun, sekarang ini banyak dimanfaatkan limbah pertanian menjadi produk yang berdaya guna lebih tinggi, salah satunya adalah produk nata de coco yang memanfaatkan sumber karbon dari air kelapa. read more

Penanggulangan Limbah Peternakan Ayam dengan Karbon Negatif

carbon 3

Peternakan ayam ada banyak di berbagai wilayah Indonesia. Kebutuhan gizi daging ayam terus meningkat dari tahun ke tahun. Permasalahan dari limbah peternakan ayam adalah limbah kotorannya. Polusi bau, air, udara dapat timbul akibat kotoran ayam ini. Pengelolaan limbah yang belum maksimal menimbulkan berbagai permasalahan pada lingkungan sekitar. Pencemaran bau, air, maupun udara terjadi.

Emisi methana (CH4) dan amonia (NH3) yang dihasilkan oleh kotoran ayam tersebut menimbulkan bau, sehingga mengganggu lingkungan sekitar.  Pencemaran tersebut dapat menambah jumlah karbon yang ada di atmosfer. Hal ini dikategorikan sebagai carbon positive. Karbon positif merupakan segala macam aktivitas yang dapat menambah akumulasi karbon di atmosfer.  Jumlah karbon yang terus bertambah akan meningkatkan resiko efek rumah kaca. Bumi akan semakin panas yang akan mengancam keberlangsungan kehidupan di dunia. read more